Tampilkan postingan dengan label Kabar Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabar Berita. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 November 2016

Desa Wisata Garotan Bendung

     Dusun Garotan Desa Bendung Kecamatan Semin Kabupaten Gunung Kidul merupakan desa unggulan dengan industri cor logamnya yang banyak dijual ke luar daerah seperti kap lampu, hiasan dan lain sebagainya.

     Sejak dahulu Dusun Garotan sudah berprestasi secara swadaya mandiri sejak masih zaman ordebaru dulu sudah terkenal dengan klompencapirnya kelompok pendengar pembaca dan pemirsa yang sering ditayangkan di acara dari desa ke desa di TVRI saat itu.

     Hingga sekarang kemajuan dusun ini cukup menjadi teladan bagi dusun-dusun lain dan masih terus berprestasi dengan segala kreasi warganya yang mengangkat perekonomian dusun atau desa tersebut.


     Merupakan salah satu dusun dari beberapa dusun yang ada di Gunung Kidul yang menjadi desa wisata yang cukup dikenal di Indonesia saat ini dan merupakan dusun percontohan yang layak untuk ditiru karena masyarakatnya meang masyarakat yang mandiri dan mampu berprestasi.

Kamis, 10 November 2016

Air Bersih Di Gunung Kidul

     Penggunaan air alam untuk keperluan sehari-hari di Gunung Kidul dengan sumur pantek dan sumur gali banyak ditemukan didaerah ini, terutama didaerah dataran rendah juga dipegunungan sekalipun, selain itu juga memanfaatkan air dari sungai bawah tanah atau dalam goa yang banyak terdapat disana dengan cara disedot menggunakan mesin pompa air bantuan dari pemerintah setempat seperti di Goa Bribin Semanu.

     Pada wilayah-wilayah tertentu dimusim kemarau panjang mengalami kekurangan air bersih tetapi dengan usaha warga dibantu pemerintah untuk mengalirkan air alam yang terdapat disana kesulitan air bersih tersebut dapat diatasi.

     Sebelumya sekitar tahun 1990 an sebagian warga masyarakat di Kecamatan Tepus setiap KK memiliki penampungan air hujan yang terbuat dari cor semen berbentuk tangki yang diletakkan di bawah talang air dirumah mereka untuk menampung air hujan sebagai alternatif air bersih karena kesulitan air tanah didaerah tersebut tetapi sekarang ini dengan menjamurnya sumur pantek dan mesin pompa air mini yang murah serta terjangkau masyarakat bawah banyak warga masyarakat Gunung Kidul yang memanfaatkan sumur pantek ini untuk keperluan air bersih mereka bahkan untuk menyiangi tanaman di ladang atau kebun mereka.

Selasa, 08 November 2016

Potensi Sumber Daya Alam Gunung Kidul

     Kabupaten Gunung Kidul mempunyai beragam potensi perekonomian mulai dari pertanian, Perikanan dan peternakan hutan, flora fauna, industri, tambang serta potensi pariwisata alam. Pertanian yang dimiliki kabupaten Gunung Kidul sebagian besar adalah lahan kering tadah hujan, sumber daya alam tambang yang masuk golongan c berupa batu kapur dan batu apung, kalsit, zeolit, bentonit, tras, kaolin dan pasir kwarsa.

     Gunung Kidul juga mempunyai pantai yang panjang dan luas membentang sekitar 65 km dari KecamatanPurwosari hingga Girisubo di selatan Gunung Kidul Samudera Hindia potensi hasil laut dan pariwisata sangat besar untuk dikembangkan.

     Sumber daya alam yang dimiliki kabupaten ini cukup banyak dan sangat potensial untuk dikembangkan mengingat daerah ini sedang menjadi sorotan dibidang pariwisatanya terutama wisata pantainya yang eksotik dan bombastik selain itu pemandangan alam disini juga cukup bagus terutama setelah Gunung Seribu Gunung Kidul dinobatkan sebagai Global Geopark oleh Unesco Organisasi pendidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan PBB 


     Dengan demikian harus kita jaga dan lestarikan alam kita jangan sampai rusak atau jatuih ketangan orang yang salah untuk mengelola sumber daya yang kita miliki ini menjadi menjadi tanggung jawab kita bersama agar alam ini tidak rusak.

Minggu, 23 Oktober 2016

Bus AKAP Gunung Kidul Jabotabek

     Seperti halnya di daerah lain di Indonesia di Gunung Kidul juga banyak terdapat trayek angkutan umum milik swasta maupun milik pemerintah seperti halnya perusahaan perorangan otobus yang melayani trayek Gunung Kidul Jakarta atau ke Propinsi lain di Indonesia misalnya PO Rosalia Indah yang memiliki banyak agen dan cabangnya diseluruh wilayah Kecamatan di Gunung Kidul.

     Beberapa bus AKAP yang terdapat di Gunung Kidul untuk saat ini berdasarkan pantauan saya adalah sebagai berikut : Rosalia Indah, Sinar Jaya, Maju Lancar ( merupakan Bus asli milik pengusaha Gunung Kidul ) Santoso, Handoyo dan Bus Pariwisata. Rute bus tersebut meliputi jurusan Gunung Kidul Jakarta dan ke luar Jawa seperi Sumatera PP.  

     Untuk bepergian keluar dari Gunung Kidul masih dipusatkan di terminal dhaksinarga Wonosari sebagai terminal induk pemberangkatan untuk semua PO Bus tersebut yang mana untuk agen pembelian tiket tersebar diseluruh kecamatan di Gunung Kidul dan di dalam komplek terminal pun juga terdapat agen penjualan tiket untuk semua jurusan dan semua Bus AKAP diatas.


     Bus Maju Lancar memiliki bus cadangan atau bus pariwisata seperti Rahma Wisata Karya Jasa selain nama bus diatas sekarang ada perusahaan otobus baru yang melayani trayek Semin Jabotabek seperti Murni Jaya yang armada bus nya masih baru baru sehingga banyak diminati selain lebih murah dari pada bus bus sebelumnya. Untuk bus Murni Jaya poolnya dari terminal angkutan umum Kecamatan Semin dari sana diberangkatkan dan singgah di terminal induk Wonosari baru diberangkatkan menuju Jakarta dan sekitarnya sambil menjemput penumpang dalam perjalanan yang melalui Kecamatan Playen Wonosari kota Patuk Jogja Kulon Progo  Kebumen hingga penuh  


Senin, 26 September 2016

Musim Hujan Thun 2016 Di Gunung Kidul

     Memasuki musim penghujan di Indonesia khususnya di Gunung Kidul merupakan berkah tersendiri bagi para petani yang mana sebagian besar mata pencaharian masyarakat Gunung Kidul adalah petani tadah hujan karena Gunung Kidul terkenal gersang dan tandus dengan kondisi alam diatas ketinggian atau didataran tinggi karena diperbukitan karst dan kawasan pegunungan seribu menjadikan tempat ini tidak terdapat banyak aliran sungai seperti halnya wilayah yang kondisinya berada di dataran rendah, tetapi disini terdapat sungai bawah tanah yang mana hanya ada 2 didunia ini yakni Gunung Kidul Jogjakarta dan Selandia Baru sana.

     Musim penghujan merupakan musim yang sangat dinantikan oleh sebagian masyarakat Gunung Kidul supaya mereka dapat segera bercocok tanam diladang atau disawah yang notabene merupakan petani tadah hujan ini karena disini tidak terdapat bendungan atau saluran irigasi untuk pengairan karena kondisi geografis yang berada didataran tinggi.

     Rata-rata mata pencaharian masyarakat Gunung Kidul adalah petani palawija dan padi seperti kacang, kedelai, singkong, sayuran dan padi-padian berbeda halnya dimusim kemarau sebagian petani ada yang menanam tembakau dan setiap sore hari menyirami tanaman mereka dari sumur buatan disekitar ladang untuk mendapatkan hasil tanaman yang subur sebagian lagi tanah ladang kebun dan sawah masih ada yang menanami sayuran hijau juga dengan rajin menyiraminya setiap sore hari dan sebagian lagi membiarkan ladangnya atau sawahnya kering sehingga menjadikan kesempatan bagi petani untuk membalik permukaan tanah agar lebih subur lagi dengan cara di balik secara manual menggunakan alat seperti linggis pecok ada juga yang menyewa traktor yang merupakan milik pemerintah desa setempat.


     Mendekati Bulan Desember dan Januari biasanya hujan turun sehari-hari tanpa henti dan cuaca baik siang maupun malam menjadi amat dingin sehingga kegiatan sehari-hari yang dilakukan diluar rumah menjadi terbatas misalnya ke sawah atau keladang dan lain-lain. 

Kamis, 01 September 2016

Menjelang Hari Raya Idul Adha

     Seperi halnya didaerah lain di Indonesia menjelang Hari Raya Korban atau Idul Adha masyarakat Gunung Kidul yang beragama islam juga antusias menyambutnya dengan berkurban bagi yang sudah mampu berkurban, 10 hari menjelang Idul Adha sudah ada banyak dijumpai pedagang kambing dan sapi dengan harga yang bersaing.

     Rata-rata masyarakat disini yang sudah mampu mereka berkurban berupa kambing atau sapi yang mana masing-masing desa atau dusun memiliki panitia hari raya kurban sendiri-sendiri untuk memudahkan pelaksanaan pemotongan dan pembagian daging kurban kepada yang berhak menerimanya.

     Perayaan hari Raya Idul Adha biasa juga disebut bakdo besar atau hari besar dan gema takbir biasanya tidak hanya dikumandangkan satu kali malam sebelum hari H tetapi pada hari kedua dan ke tiga atau yang disebut tasrek masih terdengar kumandang takbir sehabis sholat 5 waktu berjamaah dimasjid-masjid apalagi di malam harinya.

     Merupakan salah satu dusun dari beberapa dusun yang ada di Gunung Kidul yang menjadi desa wisata yang cukup dikenal di Indonesia saat ini dan merupakan dusun percontohan yang layak untuk ditiru karena masyarakatnya meang masyarakat yang mandiri dan mampu berprestasi.

Kamis, 11 Agustus 2016

Memperingati Hari Kemerdekaan RI Ke 71Tahun 2016

     Seperti halnya di daerah lain di Indonesia masyarakat Kabupaten Gunung Kidul juga antusias setiap menjelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dengan diadakannya beberapa kegiatan untuk mengisi dan memeriahkan hari jadi tersebut setiap tahunnya salah satunya dengan berbagai perlombaan yang dilakukan masing-masing dusun ataupun RT dalam sebuah perkampungan 



     Contoh diatas adalah sebuah perlombaan yang dilakukan masyarakat Kecamatan Semin yang digelar disebuah lapangan bola volly yang mana bola volly merupakan olahraga atau kegiatan yang disukai oleh warga yang bermukim disini.

     Selain kegiatan perlombaan yang digelar dikampung-kampung pada era tahun 90 an banyak sekali kegiatan yang dilakukan masyarakat Gunung Kidul seperti karnaval antar desa yang diikuti seluruh desa dalam suatu kecamatan berupa iring-iringan kendaraan hias, sepeda hias dan aneka kegiatan lain diberbagai instansi baik pemerintah maupun swasta. 


     Acara puncaknya setelah hari H yakni tanggal 17 agustus malam harinya diselenggarakan berbagai pentas seni dan pembagian hadiah hasil perlombaan yang sebelumnya sudah ditentukan juara nya demikian kemeriahan acara menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia setiap tahunnya di Gunung Kidul hingga saat ini mungkin juga daerah-daerah lain di Indonesia juga sama. 

Sabtu, 09 Juli 2016

Arus Balik Dari Gunung Kidul

     Setelah liburan berakhir para pemudik dari daerah Gunung Kidul pada H+4 Lebaran sudah banyak yang mulai kembali lagi menuju ke perantauan di daerah Jakarta dan sekitarnya kepadatan di terminal utama Wonosari sudah mulai terlihat para penumpang menunggu bus angkutan lebaran terlihat cukup ramai, rata-rata bus diberangkatkan pada pukul 14 dari terminal Wonosari dan diperkirakan sampai tujuan di Jakarta dan sekitarnya pada jam 03.00 kalau perjalanannya lancar semua tergantung situasi dan kondisi di jalan jalur mudik dan balik baik jalur utara maupun selatan.

     Bus-bus yang diberangkatkan dari Gunung Kidul rata-rata harus dipesan jauh-jauh hari sebelumnya untuk menjamin diperolehnya tiket, mengingat padatnya para pemudik di daerah ini dan situasi dijalan yang padat dan macet dibeberapa titik, libur lebaran umumnya dari tanggal 2 Juli hingga tanggal 10 Juli 2016 pada Lebaran Idul Fitri 1437H kali ini.

     Ada beberapa PO Bus yang tiketnya bisa diperoleh dari beberapa loket yang terdapat di terminal induk Wonosari Gunung Kidul seperti Rosalia Indah, Sinar Jaya, Santoso, Maju Lancar dari berbagai kelas dan berbagai tujuan di Jakarta dan sekitarnya.Bus-bus tersebut sebelum masuk terminal Wonosari menjemput penumpang di agen-agen di seluruh pelosok Kecamatan di Gunung Kidul setelah sampai di terminal baru ditentukan nomor tempat duduk sesuai seri bus dan tujuan masing-masing.

Jumat, 08 Juli 2016

Pemudik Gunung Kidul

     Idul Fitri 1437 H Kabupaten di Gunung Kidul yang sebagian warganya merantau ke Jakarta dan sekitarnya tidak luput dari arus mudik baik yang menggunakan kendaraan pribadi mobil maupun motor, juga banyak yang menggunakan jasa angkutan umum bus AKDP dan Kereta Api termasuk yang menyewa kendaraan rental atau travel, memasuki wilayah ini lumayan ramai selain membawa anggota keluarga sendiri ada beberapa pemudik yang membawa serta rekan kerja atau tetangga di perantauan dengan menyewa bus pariwisata dengan maksud mereka ingin berwisata di daerah Gunung Kidul sekalian liburan dan silaturahmi.

     Tidak asing lagi bahwa Gunung Kidul dan potensi wisata alamnya sudah dikenal luas pada musim lebaran ini yang walaupun sedang musim hujan, banyak masyarakat lokal maupun pendatang yang mengunjungi beberapa obyek wisata di Gunung Kidul, seperti kawasan pantai selatan dan sekitarnya.

     Para pemudik yang  menggunakan jasa angkutan umum langsung menuju wilayah kecamatan masing-masing sehingga tidak terjadi penumpukan penumpang diterminal induk Wonosari atau tempat tertentu, berbeda dengan arus balik diterminal besar Wonosari Gunung Kidul dipadati penumpang yang hendak ballik ke perantauan setelah masa liburan usai karena semua bus diberangkatkan dari terminal ini setelah menjemput semua penumpang di agen-agen di pelosok kecamatan yang ada di Gunung Kidul.

     Saat liburan lebaran seperti ini rata-rata para penyedia jasa angkutan seperti PO Bus menambah armadanya dengan menyewa bus pariwisata karena semua bus yang mereka miliki sudah terpakai semua dan semua jenis serta kelas bus baik eksekutif maupun patas rata-rata melengkapi kendaraannya dengan air conditioner atai ber AC.

Minggu, 19 Juni 2016

Ramadhan 1437H Di Gunung Kidul


            Kita ambil salah satu Dusun di Gunung Kidul tepatnya di Kecamatan Semin untuk kita lihat apa saja tradisi atau kegiatan warganya pada bulan ramadan untuk mewakili Desa-desa yang ada di Gunung Kidul yang akan kita urai disini namun tidak 100 persen sama kegiatan atau tradisi masing-masing Pedukuhan atau Desa yang terdapat di wilayah ini setidaknya sudah cukup mewakili.

     Dusun Adiloka Desa Kalitekuk Kecamatan Semin Kabupaten Gunung Kidul,setiap bulan ramadhan memiliki kegiatan padat sebulan penuh untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Alloh SWT berupa kegiatan dan tradisi berkenaan dengan bulan yang penuh berkah yaitu bulan ramadan selain sholat tarawih berjamaah, tadarusan dan kegiatan islami lainnya dengan mendatangkan seorang ulama dari pondok pesantren dari daerah Purworejo dan sekitarnya rutin setiap bulan ramadan datang sebulan suntuk.

     Kegiatan ini cukup membantu warga Dusun Adiloka yang terletak jauh dari desa-desa lain, dusun kecil dipucuk gunung diapit jurang, bukit dan hutan dengan jumlah 45 kepala keluarga ini memang masih sangat haus akan ilmu pengetahuan agama islam yang syar'i untuk itu para perangkat desa dan takmir masjid bergerak aktif dalam banyak kegiatan baik dihari-hari biasa maupun bulan khusus seperti ramadan ini bagaimana agar masyarakat dusun ini mendapatkan siraman rohani dan berbagai ilmu pengetahuan umum lainnya agar selalu konsisten dalam menjalankan ibadah sesuai hukum agama islam dan terealisasi dalam kehidupan sehari-hari sepanjang hayat tidak hanya pada bulan ramadan saja.

     Di dusun ini terdapat sebuah masjid yang cukup untuk menampung jamaah seluruh warganya dengan bangunan yang sudah lumayan megah dan alhamdulillah sholat wajib 5 waktu dilaksanakan secara berjamaah di masjid ini setiap hari walaupun hanya beberapa warga saja tapi cukup untuk memakmurkan masjid. Disebelah kiri masjid terdapat sekolah PAUD ( Pendidikan Anak Usia Dini ) untuk bermain sambil belajar anak-anak balita yang ada disini merupakan bantuan dari pemerintah setempat untuk seluruh desa di Gunung Kidul, dan disebelah kanan masjid terdapat sebuah balai dusun yang cukup untuk menampung seluruh warga dusun disana dibangun secara swadaya,jalan jalan didusun inipun sebagian besar dibangun secara swadaya warga kampung dengan bergotong royong.

     Kampung atau dusun ini memang terletak diatas bukit dan jauh dari desa-desa lain nya rata-rata kegiatan dan tradisi pada saat bulan ramadan sama dengan desa-desa lain diwilayah ini Kecamatan Semin sebelah atas dusun Adiloka ada desa Surodadi dan Jeruken sebelah bawahnya desa Pilang Roto dan Tegal Sari jarak antara desa-desa itu cukup jauh tetapi desa-desa tersebut jauh lebih besar dan lebih maju juga letak nya lebih strategis daripada dusun Adiloka.    

Kamis, 09 Juni 2016

Fenomena Gelombang Pasang Air Laut Selatan Jawa

     Dalam beberapa hari ini (awal juni 2016) pantai selatan mulai dari daerah Kebumen hingga selatan Jogjakarta tepatnya pantai-pantai di Wilayah Gunung Kidul sedang terjadi gelombang air laut pasang yang merusak beberapa fasilitas disekitar pantai tersebut seperti contoh yang terjadi di Pantai Sadranan,Pntai Drini,Pantai Baron,Pantai Sundak Pantai Pok Tunggal Gunung Kidul. Fenomena ini belum pernah terjadi sebelumnya dan masih terjadi hingga saat ini, BMKG memprediksi gelombang pasang masih akan terjadi hingga tanggal 9 juni.

     Beberapa Gazebo dan fasilitas dan infrastruktur pantai tersebut diatas mengalami kerusakan dan ada yang terseret ombak dan tertimbun pasir hingga beberapa centi meter juga ambruk dan rusak berat akibat gelombang pasang tersebut.BMKG meminta warga dan wisatawan yang berada dipeisir untuk tetap waspada sebab kini gelombang tinggi masih mungkin terjadi.Gelombang ini berpotensi terjadi kapan saja,terutama ketika kecepatan angin kuat dan stabil.

     Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini tapi warga, wisatawan dan nelayan diminta untuk tetap waspada karena angin masih terus bertiup cukup kencang. Gelombang pasang yang tak biasa ini disebabkan karena ada angin timuran yang cukup kuat dan stabil dengan kecepatan rata-rata 10-20 knot sehingga memicu gelombang tinggi.