Minggu, 10 Juli 2016

Pasar Argosari Wonosari

     Pasar Argosari Wonosari Gunung Kidul merupakan pasar tradisional terbesar di Gunung Kidul yang berada tepat dijantung kota Wonosari dekat dengan pusat pemerintahan atau alun-alun Wonosari, para pedagang di pasar ini menjual bermacam-macam kebutuhan hidup seperti sandang pangan dan perabotan rumah tangga.

     Sebelum seperti sekarang ini bangunan dipasar ini sama seperti pasar tradisioanal lainnya yang ada di daerah Gunung Kidul pada tahun 2005 bangunan pasar dibuat modern dengan konstruksi beton tetapi pada tahun 2006 terkena bencana alam gempa bumi yang melanda Yogyakarta dan sekitarnya membuat bangunan pasar ini mengalami kerusakan baru pada tahun 2007 pasar ini kembali beroperasi seperti biasa setelah direnovasi lagi.

     Pasar Wonosari beroperasi 24 jam tetapi hanya untuk kios-kios tertentu dilantai 2 terutama yang menjajakan berbagai makanan dan kuliner anda bisa datang ke pasar ini pada malam hari dipasar ini juga terdapat pusat oleh-oleh yang menjajakan makanan dan cinderamata atau souvenir khas Gunung Kidul, tempatnya yang strategis membuat pasar ini dapat diakses dari arah mana saja seperti halnya alun-alun Wonosari jaraknya yang berdekatan membuat pasar ini selalu ramai jika anda kesulitan bisa bertanya ke warga sekitar pasti sudah mengetahui lokasinya dan akan menunjukkan arah yang anda inginkan.

     Sembari berwisata ke Gunung Kidul sempatkanlah untuk mampir di pasar tradisional terbesar di Gunung Kidul ini dari lokasi pasar ini banyak terdapat penginapan bila ingin bermalam disekitar kota Wonosari sambil menikmati suasana malam hari di Gunung Kidul bersama keluarga dan handai tolan.

Bagaimana apakah anda tertarik .... silahkan mampir dan selamat beristirahat

Alun-Alun Wonosari Gunung Kidul

     Alun-alun kota Wonosari Gunung Kidul tepat berada di jantung kota Wonosari tempat dimana Gedung pusat pemerintahan Kabupaten Gunung Kidul berada, beragam acara resmi kenegaraan dilaksanakan disini seperti upacara dan perayaan karnaval 17 Agustusan peringatan ulang tahun dan lain-lain untuk tingkat kabupaten Gunung Kidul.

     Selain acara resmi juga digunakan untuk berolahraga masyarakat sekitar kota Wonosari dan bersantai menikmati alam disekitar alun-alun karena tempatnya yang nyaman dan luas, alun-alun Wonosari merupakan pilihan tempat wisata yang menghemat biaya tempat ini cocok untuk anda bercengkrama bersama keluarga atau teman anda baik pagi , siang, sore apalagi malam hari.

     Tempatnya yang strategis bisa diakses dari mana saja karena terletak ditengah-tengah kota Wonosari kondisi jalannya yang halus mulus dan lebar mendukung tempat ini menjadi pilihan untuk beristirahat atau bercanda bersama handai tolan saat liburan atau senggang.

     Acara-acara yang sering digelar disini seperti acara resmi kenegaraan misalnya upacara bendera, karnaval, pentas seni wayang kulit hari jadi Gunung Kidul dan lain-lain, disekitar alun-alun ini terdapat beberapa penginapan seperti hotel dan losmen bila anda kemalaman dan ingin menginap disalah satu penginapan yang ada didaerah ini silahkan dibaca transportasi dan akomodasi yang ada pada blog ini di pembahasan khusus penginapan dan transportasi Gunung Kidul.

     Setelah anda leleah mengunjungi berbagai tempat wisata alam yang ada di Gunung Kidul silahkan beristirahat dan bercengkrama disini untuk melepas lelah dan menikmati alam Gunung Kidul sembari berjalan-jalan ke pasar Wonosari yang berada di sebelah kiri dari alun-alun ini untuk menikmati berbagai kuliner dan cinderamata atau souvenir untuk oleh-oleh, pasar Wonosari dan pusat perbelanjaan terdapat disebelah kiri alun-alun Wonosari Gunung Kidul jaraknya cukup dekat dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki.

Lotek

Lotek hidangan instan seperti gado-gado, ketoprak dan tahu kopat, bahan-bahannya pun hampir sama hanya rasa pada bumbunya yang membuat berbeda, beda nama memang beda rasa walaupun bahannya sama.

Berikut resep membuat lotek Gunung Kidul



Bahan Utama :

* Air masak 300 ml
* Air Jeruk 2 sendok teh
* Daun Jeruk purut di iris halus
* Sayuran direbus dan tiriskan
* Kacang-kacangan
* Toge 150 gram dibuang akarnya rendam air panas dan tiriskan
* Kol/Kubis 150 gram direbus dan tiriskan
* Mentimun iris tipis-tipis
* Tahu secukupnya potong dadu

Bumbu :

* Kacang tanah goreng 200 gram
* Cabe rawit merah secukupnya
* Kencur secukupnya
* Gula merah 100 gram haluskan
* Terasi dibakar 1 sendok teh
* Bawang putih 2 siung
* Gula pasir 1 sendok teh
* Garam 1 sendok teh
* Air asam 1 sendok teh

Langkah Meramu : 

* Masukkan bumbu lotek dengan air jeruk, air masak dan daun jeruk dalam wadah
* Adk merata
* Tambahkan sayuran dan tahu timun aduk rata
* Tuangkan terasi sambal
* Taruh potongan bakwan atau kupat dan krupuk diatasnya 
* Siap dihidangkan



Demikian resep membuat Lotek Gunung Kidul semoga bermanfaat.

Oleh-oleh Khas Gunung Kidul

     Mungkin beberapa diantara pembaca sudah mengetahui atau mengenal makanan atau cemilan kue khas Gunung Kidul yaitu Bakpia yang terbuat dari bahan utama kacang hijau, jajanan tersebut terdapat di Gunung Kidul dan sekitarnya hingga ke kota Yogyakarta dapat anda temui karena memang sudah sangat dikenal baik lokal maupun nasional maka dari itu bila anda berkunjung kesini jangan lupa membeli makanan tersebut, mudah anda dapatkan dimana saja di daerah ini.

     Selain bakpia juga ada Wingko Babat, Kacang Bawang, Peyek kacang dan kedelai, Belalang goreng ampyang, Rengginang dan lain-lain dengan harga yang relatif murah, kue -kue tersebut bisa anda peroleh di toko oleh-oleh atau kios-kios yang terdapat ditempat keramaian seperti terminal bus Wonosari sekitar pasar Wonosari dan obyek -obyek wisata di Gunung Kidul.

     Aneka makanan ringan khas Gunung Kidul seperti kacang tanah, kacang bawang, peyek kacang, peyek kedelai, arem-arem, tahu bacem, bakpia, apem, ampyang, rengginang, belalang goreng, cucur, nasi thiwul, gathot singkong, krecek singkong dan lain-lain merupakan jajanan khas Gunung Kidul yang bisa kita dapatkan disana ketika kita berkunjung kesana, oleh-oleh tersebut banyak dijajakan di toko oleh-oleh juga di terminal bis atau area sekitar obyek wisata di Gunung Kidul.

Sabtu, 09 Juli 2016

Sego Kucing Angkringan

  Mungkin sudah tidak asing lagi bagi para pembaca apa itu sego kucing, adalah nasi bungkus yang hanya sedikit dengan lauk ala kadarnya biasanya berupa tempe orek atau bihun juga telur, nasi kucing juga banyak terdapat didaerah ini yang dijajakan pada arung tenda angkringan biasanya hingga subuh dengan bermacam-macam menu yang dapat dipesan seperti wedang jahe, susu, teh, kopi, mie instan, gorengan, tahu tempe bacem, ayam dan lain-lain.

     Sego kucing angkringan banyak terdapat di Gunung Kidul dan sekitarnya seperti Klaten dan kota Yogyakarta mengingat banyak menu pilihan dan harganya yang murah meriah selain itu masakannya juga enak berbeda dengan warung non angkringan jadi jangan heran kalau sego kucing laris manis dan banyak terdapat dimana-mana.

     Selain banyak terdapat di Gunung Kidul, Klaten dan sekitarnya sego kucing atau warung angkringan juga banyak ditemukan di Jakarta dan sekitarnya yang rata-rata pedagangnya juga berasal dari daerah ini, menu yang beragam dimasaknya juga lebih enak selain harganya yang murah meriah menjadi pilihan makan diwarung ini.

     Di kota Jogja sendiri banyak terdapat warung angkringan ini merupakan menu makan hemat bagi para mahasiswa yang sedang merantau di Jogja untuk menuntut ilmu diberbagai universitas disana sesuai dengan kantong mahasiswa.    

Arus Balik Dari Gunung Kidul

     Setelah liburan berakhir para pemudik dari daerah Gunung Kidul pada H+4 Lebaran sudah banyak yang mulai kembali lagi menuju ke perantauan di daerah Jakarta dan sekitarnya kepadatan di terminal utama Wonosari sudah mulai terlihat para penumpang menunggu bus angkutan lebaran terlihat cukup ramai, rata-rata bus diberangkatkan pada pukul 14 dari terminal Wonosari dan diperkirakan sampai tujuan di Jakarta dan sekitarnya pada jam 03.00 kalau perjalanannya lancar semua tergantung situasi dan kondisi di jalan jalur mudik dan balik baik jalur utara maupun selatan.

     Bus-bus yang diberangkatkan dari Gunung Kidul rata-rata harus dipesan jauh-jauh hari sebelumnya untuk menjamin diperolehnya tiket, mengingat padatnya para pemudik di daerah ini dan situasi dijalan yang padat dan macet dibeberapa titik, libur lebaran umumnya dari tanggal 2 Juli hingga tanggal 10 Juli 2016 pada Lebaran Idul Fitri 1437H kali ini.

     Ada beberapa PO Bus yang tiketnya bisa diperoleh dari beberapa loket yang terdapat di terminal induk Wonosari Gunung Kidul seperti Rosalia Indah, Sinar Jaya, Santoso, Maju Lancar dari berbagai kelas dan berbagai tujuan di Jakarta dan sekitarnya.Bus-bus tersebut sebelum masuk terminal Wonosari menjemput penumpang di agen-agen di seluruh pelosok Kecamatan di Gunung Kidul setelah sampai di terminal baru ditentukan nomor tempat duduk sesuai seri bus dan tujuan masing-masing.

Jumat, 08 Juli 2016

Pemudik Gunung Kidul

     Idul Fitri 1437 H Kabupaten di Gunung Kidul yang sebagian warganya merantau ke Jakarta dan sekitarnya tidak luput dari arus mudik baik yang menggunakan kendaraan pribadi mobil maupun motor, juga banyak yang menggunakan jasa angkutan umum bus AKDP dan Kereta Api termasuk yang menyewa kendaraan rental atau travel, memasuki wilayah ini lumayan ramai selain membawa anggota keluarga sendiri ada beberapa pemudik yang membawa serta rekan kerja atau tetangga di perantauan dengan menyewa bus pariwisata dengan maksud mereka ingin berwisata di daerah Gunung Kidul sekalian liburan dan silaturahmi.

     Tidak asing lagi bahwa Gunung Kidul dan potensi wisata alamnya sudah dikenal luas pada musim lebaran ini yang walaupun sedang musim hujan, banyak masyarakat lokal maupun pendatang yang mengunjungi beberapa obyek wisata di Gunung Kidul, seperti kawasan pantai selatan dan sekitarnya.

     Para pemudik yang  menggunakan jasa angkutan umum langsung menuju wilayah kecamatan masing-masing sehingga tidak terjadi penumpukan penumpang diterminal induk Wonosari atau tempat tertentu, berbeda dengan arus balik diterminal besar Wonosari Gunung Kidul dipadati penumpang yang hendak ballik ke perantauan setelah masa liburan usai karena semua bus diberangkatkan dari terminal ini setelah menjemput semua penumpang di agen-agen di pelosok kecamatan yang ada di Gunung Kidul.

     Saat liburan lebaran seperti ini rata-rata para penyedia jasa angkutan seperti PO Bus menambah armadanya dengan menyewa bus pariwisata karena semua bus yang mereka miliki sudah terpakai semua dan semua jenis serta kelas bus baik eksekutif maupun patas rata-rata melengkapi kendaraannya dengan air conditioner atai ber AC.