Jika kita baik kepada orang biasanya orang akan lebih baik kepada kita.
Waktu terus berjalan belajarlah dari masa lalu bersiaplah untuk masa depan berikan yang terbaik untuk hari ini.
Orang yang jatuh dan bangun lagi jauh lebih kuat dari pada orang yang tidak pernah jatuh.
Orang yang tidak pernah jatuh itu biasa orang yang berkali-kali jatuh dan masih tetap bangun lagi itu luar biasa.
Selasa, 06 Juni 2017
Senin, 05 Juni 2017
Tanjakan Patuk Gunung Kidul Grbang Utama Kabupaten Gunung Kidul
Tanjakan Patuk
Piyungan adalah gerbang utama memasuki Kabupaten Gunung Kidul setelah beberapa
kilometer meluncur dari arah kota Yogyakarta kearah timur tepatnya dari lampu
merah perempatan ring road ke arah timur menuju kota Wonosari kita akan menemui
tanjakan tinggi yang menakjubkan dimana kita dapat melihat pemandangan alam dan
kota Jogja dan sekotarnya dari saat kita naik tanjakan Patuk Piyungan ini yang
mana lokasi perbukitan ini merupakan gerbang utama memasuki Kabupaten Gunung
Kidul disana terdapat gapura gerbang utama yang cukup besar dan taman yang indah
menyambut para tamu yang hendak memasuki Kabupaten Gunung Kidul.
Setelah sampai diatas kita akan memasuki Kecamatan Patuk yang merupakan batas antara Kabupaten Gunung Kidul dan Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta, Patuk adalah wilayah pertama yang akan kita pijak saat memasuki Kabupaten Gunung Kidul melalui jalur ini bila kita terus kearah timur akan ketemu wilayah Kecamatan Playen, Nglipar dan kota Wonosari yang merupakan Ibukota Kabupaten Gunung Kidul.
Pada tanjakan Patuk Piyungan ini terdapat banyak view atau
pemandangan menarik dan dilokasi ini juga terdapat beberapa tempat untuk
beristirahat makan atau tidur ditepi jalan utama ini untuk menikmati
pemandangan alam disekitar daerah ini, disarankan agar berhati-hati bila berada
disekitar lokasi ini karena berbahaya lebar pijakan hanya selebar jalan raya
saja dan disampingnya adalah jurang yang sangat dalam dan belum ada pagar atau
safety yang memadai yang dipasang ditempat ini, pernah terjadi kecelakaan
kendaraan masuk jurang dilokasi ini pada beberapa waktu lampau karena lokasi
memang ditepi jurang dan sepertinya rawan longsor.
Selasa, 30 Mei 2017
Bukit Meracah Gunung Kidul
Satu lagi obyek wisata alam baru yang dapat kita kunjungi di Gunung Kidul Yogyakarta, yaitu Bulit Meracah yang berlokasi didusun Bedalo desa Krambilsawit Saptosari Gunung Kidul obyek wisata alam berupa pemandangan alam dari puncak bukit dengan melihat hamparan samudera biru dari puncak bukit dengan spot utama sebuah rumah pohon akasia sebagai pijakan untuk menikmati pemandangan alam dilokasi ini .
Lokasi bukit ini bersebelahan dengan pantai Butuh yang juga menawarkan keindahan alam berupa hamparan pasir putih dipesisir pantai selatan yang eksotik. Lokasi dapat dijangkau menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat tetapi harus ekstra hati-hati karena jalanan masih bergelombang dan apa adanya, dari kota Yogya kearah Wonosari setelah sampai di kota Wonosari kearah selatan menuju Kecamatan Panggang arah pantai Ngeden.
Rata-rata obyek wisata disini berada diarah selatan dari kota Wonosari yang merupakan ibukota Kabupaten Gunung Kidul, kondisi jalan yang mulus dan halus didukung dengan pemandangan yang menarik sepanjang perjalanan menuju beberapa lokasi obyek wisata yang berada diwilayah kawasan pantai selatan Jawa ini menjadikan kita tidak akan kelelahan dengan kondisi dan lokasi yang jauh dari kota dan perjalanan yang panjang.
Lokasi bukit ini bersebelahan dengan pantai Butuh yang juga menawarkan keindahan alam berupa hamparan pasir putih dipesisir pantai selatan yang eksotik. Lokasi dapat dijangkau menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat tetapi harus ekstra hati-hati karena jalanan masih bergelombang dan apa adanya, dari kota Yogya kearah Wonosari setelah sampai di kota Wonosari kearah selatan menuju Kecamatan Panggang arah pantai Ngeden.
Rata-rata obyek wisata disini berada diarah selatan dari kota Wonosari yang merupakan ibukota Kabupaten Gunung Kidul, kondisi jalan yang mulus dan halus didukung dengan pemandangan yang menarik sepanjang perjalanan menuju beberapa lokasi obyek wisata yang berada diwilayah kawasan pantai selatan Jawa ini menjadikan kita tidak akan kelelahan dengan kondisi dan lokasi yang jauh dari kota dan perjalanan yang panjang.
Tebing Ngungap Ambrol
Tebing Ngungap yang berada didesa Kemadang Tanjungsari atau sekitar Pantai Baron runtuh pada tanggal 27 Mei 2017 bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Gunung Kidul yang ke 186 sekitar pukul 21.30 WIB setelah sebelumnya sempat dikabarkan mengalami keretakan yang cukup parah akhirnya runtuh kemarin dengan ketinggian mencapai 75meter dan lebar sekitar 20 meter.
Untuk sementara lokasi ini ditutup untuk umum mengingat masih ditemukannya retakan lagi yang lebarnya sama dengan yang terdahulu sehungga dipasang police line dan rambu-rambu peringatan bahaya agar tidak ada wisatawan atau pengunjung yang menjadi korban seperti kejadian tahun 2015 yang lalu di pantai Sadranan Gunung Kidul.
Pakar ahli geologi menyebutkan bahwa kawasan pantai selatan merupakan batuan terumbu karang batuan lunak dan mudah larut jika terkena ombak hal ini yang sering memicu terjadinya longsor atau runtuhnya tebing karst pantai selatan untuk itu afar para pengunjung berhati-hati dalam mengarungi pantai selatan Gunung Kidul Yogyakarta yang sedang mengalami lonjakan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia.
Untuk sementara lokasi ini ditutup untuk umum mengingat masih ditemukannya retakan lagi yang lebarnya sama dengan yang terdahulu sehungga dipasang police line dan rambu-rambu peringatan bahaya agar tidak ada wisatawan atau pengunjung yang menjadi korban seperti kejadian tahun 2015 yang lalu di pantai Sadranan Gunung Kidul.
Pakar ahli geologi menyebutkan bahwa kawasan pantai selatan merupakan batuan terumbu karang batuan lunak dan mudah larut jika terkena ombak hal ini yang sering memicu terjadinya longsor atau runtuhnya tebing karst pantai selatan untuk itu afar para pengunjung berhati-hati dalam mengarungi pantai selatan Gunung Kidul Yogyakarta yang sedang mengalami lonjakan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia.
Senin, 29 Mei 2017
Hari Jadi Kabupaten Gunung Kidul Yang Ke 186
27 Mei 2017 Hari Jadi Kabupaten Gunung Kidul yang ke 186 tahun, dalam rangka memperingati hari jadi ini banyak kegiatan digelar seperti kegiatan sosial kemasyarakatan, olahraga, budaya dan hiburan rakyat. Untuk ulang tahun yang ke 186 tahun ini mengusung tema :"Gunung Kidul Unggul Kita Bangun Potensi Pariwisata Yang Berbudaya Menuju Masyarakat Yang Maju dan Sejahtera".
Dalam perayaan hari jadi Gunung Kidul kali ini ada empat acara utama yang digelar yaitu kegiatan sosial, ziarah, pentas seni kerakyatan dan upacara adat tirakatan. Puncak acara dilaksanakan pada tanggal 24 mei 2017 di alun-alun kota Wonosari serangkaian acara dimajikan mengingat bertepatan dengan awal puasa ramadan tahun ini.
Dalam perayaan hari jadi Gunung Kidul kali ini ada empat acara utama yang digelar yaitu kegiatan sosial, ziarah, pentas seni kerakyatan dan upacara adat tirakatan. Puncak acara dilaksanakan pada tanggal 24 mei 2017 di alun-alun kota Wonosari serangkaian acara dimajikan mengingat bertepatan dengan awal puasa ramadan tahun ini.
Senin, 10 April 2017
Tradisi Nyadaran Gunung Gambar
Tradisi Sadranan di Kecamatan Ngawen tepatnya dilokasi wisata alam Gunung Gambar masih ada hingga sekarang merupakan kegiatan pengiriman makanan kepada Raden Said yang bertapa ditempat itu pada waktu zaman penjajahan Belanda dahulu yang juga dikenal sebagai Pangeran Samber Nyawa
Tadisi yang dilakukan oleh trah mangkunegoro pejabat pemerintah dinas Kabupaten Gunung Kidul juga dihadiri masyarakat sekitar dan dari luar daerah seperti Klaten Solo dan sekitarnya yang dilakukan setiap tahun sekali ini menjadi obyek wisata tersendiri ditempat ini tepatnya setiap hari pasaran Senin Legi dibulan Juli.
Pada saat acara berlangsung suasana dilokasi obyek wisata ini cukup ramai hingga malam hari kelihatan dari kejauhan karena posisi lokasi berada di ketinggian puncak bukit gunung yang tinggi gunung gambar Kecamatan Ngawen Gunung Kidul.
Tadisi yang dilakukan oleh trah mangkunegoro pejabat pemerintah dinas Kabupaten Gunung Kidul juga dihadiri masyarakat sekitar dan dari luar daerah seperti Klaten Solo dan sekitarnya yang dilakukan setiap tahun sekali ini menjadi obyek wisata tersendiri ditempat ini tepatnya setiap hari pasaran Senin Legi dibulan Juli.
Pada saat acara berlangsung suasana dilokasi obyek wisata ini cukup ramai hingga malam hari kelihatan dari kejauhan karena posisi lokasi berada di ketinggian puncak bukit gunung yang tinggi gunung gambar Kecamatan Ngawen Gunung Kidul.
Sabtu, 25 Maret 2017
Geliat Gunung Kidul
Semakin hari gunung kidul semakin maju dalam bidang pariwisata alamnya dengan potensi sumberdaya alam yang dimilikinya memungkinkan apa saja bisa dijadikan objek menarik yang dapat mengundang perhatian masyarakat untuk mengunjungi karena penasaran dengan obyek tersebut.
Dengan kondisi alam yang apa adanya yang mana sebelumnya terkenal gersang dan tandus juga kesulitan memperoleh air bersih tetapi sekarang telah menjadi idola pariwisata pantai dan goanya yang banyak terdapat disana.
Dengan demikian potensi alam yang dimiliki Gunung Kidul saat ini dibilang sangat bisa diandalkan untuk menunjang perekonomian diwilayah kabupaten di Yogyakarta tersebut yang ditunjang dengan berbagai fasilitas umum untuk mempermudah akses komunikasi informasi dan sarana prasarana lainnya yang dibutuhkan para pengunjung.
Dari hari kehari jumlah obyek wisata alam di Gunung Kidul semakin bertambah dengan potensi sumber daya alam yang dimilikinya memungkinkan apa saja bisa menjadi sebuah obyek yang menarik untuk dapat dijadikan pemandangan atau tempat beristirahat sambil menikmati suasana alam ditempat tersebut secara alami dan murah.
Dengan kondisi alam yang apa adanya yang mana sebelumnya terkenal gersang dan tandus juga kesulitan memperoleh air bersih tetapi sekarang telah menjadi idola pariwisata pantai dan goanya yang banyak terdapat disana.
Dengan demikian potensi alam yang dimiliki Gunung Kidul saat ini dibilang sangat bisa diandalkan untuk menunjang perekonomian diwilayah kabupaten di Yogyakarta tersebut yang ditunjang dengan berbagai fasilitas umum untuk mempermudah akses komunikasi informasi dan sarana prasarana lainnya yang dibutuhkan para pengunjung.
Dari hari kehari jumlah obyek wisata alam di Gunung Kidul semakin bertambah dengan potensi sumber daya alam yang dimilikinya memungkinkan apa saja bisa menjadi sebuah obyek yang menarik untuk dapat dijadikan pemandangan atau tempat beristirahat sambil menikmati suasana alam ditempat tersebut secara alami dan murah.
Langganan:
Postingan (Atom)