Selasa, 22 Oktober 2019

Musim Kemarau Panjang Tahun 2019

     Sejak pertengahan bulan puasa tahun 2019 kemarin hingga sekarang hujan belum juga turun di wilayah kabupaten Gunung Kidul dan sekitarnya sehingga keadaan disana dibeberapa lokasi mengalami kekurangan air baik air untuk kehidupan sehari-hari maupun untuk bercocok tanam, sawah ladang masih kering dan gersang.   

     Banyak cara dilakukan masyarakat setempat untuk mendapatkan air bersih seperti melakukan pengeboran sumur dalam dengan cara patungan antar warga ataupum bantuan dari instansi terkait pun demikian masih belum stabil kondisi sumber air di pegunungan yg tandus, kadang air tidak keluar kadang mesin pompa nya yang rusak karena terlalu dalam memompa air dan lain-lain.


     Selain itu juga terdapat bantuan air bersih dari pemerintah dan komunitas-komunitas warga setempat yang bahu-membahu membantu sesama diwilayah Gunung Kidul terutama wilayah selatan Tepus, karena sejak bulan puasa hingga saat ini bulan Oktober 2019 belum pernah turun hujan lagi disana. 

Jumat, 04 Januari 2019

Liburan Akhir Tahun 2018

     Liburan Penghujung Tahun 2018 diwilayah Kabupaten Gunung Kidul khususnya dan Daerah Istimewa Yogyakarta umumnya tidak seperti liburan tahun-tahun sebelumnya terutama saat liburan lebaran, karena sejak tanggal 25 Desembar 2018 hingga awal tahun 2019 tidak ada kepadatan atau antrian wisatawan dibeberapa obyek wisata yang ada di Gunung Kidul seperti di Air Terjun Sri Gethuk Playen yang sepi pengunjung pada saat saya datang kesana hanya ada beberapa mobil di parkiran tidak sampai penuh seperti tahun 2017 yang lalu.

     Musim penghujan mungkin juga mempengaruhi kunjungan wisatawan ke sini mengingat lokasi yang jauh dari keramaian dan kondisi obyek wisata masih apa adanya menurut saya masih ada yang harus dipoles lagi ditingkatkan lagi area obyek wisata yang ada di daerah Gunung Kidul ini karena kesannya masih kumuh dan seperti kurang terawat juga fasilitas yang masih kurang lengkap baik MCK maupun penginapan.

     Walaupun hujan tidak turun setiap hari tetapi kunjungan wisata ke daerah ini pada liburan tahun ini terlihat sepi walaupun keadaan dilokasi obyek wisata rata-rata dalam kondisi yang nyaman dan aman untuk dikunjungi tidak ada hal-hal yang beresiko terhadap kunjungan wisatawan.

Rabu, 25 Juli 2018

Terminal Terpadu Wisata Gunung Kidul

     Saat ini pembangunan terminal induk untuk wisata alam pantai selatan Gunung Kidul Yogyakarta sudah mulai dikerjakan yang lokasi nya berada di pantai Krakal mengingat tempat ini cukup strategis dan areanya datar juga luas jaraknya juga tidak jauh dari obyek wisata pantai lainnya karena berada ditengah-tengah diantara semua pantai di Gunung Kidul.

     Disinilah terminal terpadu induk untuk parkir umum bus-bus pariwisata dari berbagai daerah di Indonesia agar tidak terjadi kemacetan mengingat jalan utama disini masih terbilang kecil sehingga untuk bus - bus besar nanti parkirnya di terminal terpadu pantai Krakal ini dan untuk menuju semua lokasi pantai yang ada di Gunung Kidul telah dipersiapkan angkutan khusus wisata yang akan mengantar wisatawan ke berbagai tujuan di sekitar pantai selatan Gunung Kidul ini.

     Pembangunan terminal terpadu ini sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2017 yang lalu dengan pengerasan atau pemadatan tanah dan saluran pembuangan air, tahun ini pembangunan masih berlangsung dan pada tahun 2019 sudah dapat digunakan untuk parkir umum terminal induk wisata pantai selatan Gunung Kidul Yogyakarta.

     Dengan terminal ini akan semakin memudahkan para wisatawan yang berkunjung ke obyek wisata khususnya pantai selatan Gunung Kidul mengingat selama masih menggunakan lahan parkir yang belum dikelola dengan baik disekitar obyek tersebut.

Gelombang Tinggi Di Pantai Selatan Jogja Dan Sekitarnya

Gelombang tinggi yang terjadi pada minggu ini telah merusak fasilitas umum maupun pribadi milik masyarakat sekitar pantai wisata di Gunung Kidul dan sekitarnya serta beberapa perahu nelayan rusak dan gazebo hilang terbawa ombak pantai selatan yang sedang besar sejak tanggal 21 Juli 2018 hingga 25 Juli 2018 kemarin.

Hari ini pun para nelayan belaum berani melaut mengingat kejadian kemarin masih mengungsikan perahunya ditempat yang lebih tinggi dari pantai karena ada beberapa perahu nelayan rusak akibat diterjang ombak besar kemarin ini.

Himbauan untuk masyarakat pengunjung pantai selatan Gunung Kidul dan sekitarnya agar berhati-hati saat berada ditepi laut jangan terlalu dekat atau berenang ikuti instruksi petugas pantai yang sedang siaga dilokasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan mengingat ombak pantai selatan sedang ganas.

Obyek wisata pantai selatan Gunung Kidul masih tetap buka untuk umum dengan catatan agar selalu waspada terhadap segala kemungkinan bencana ombak ganas ini saksikan atai lihat dari jarak jauh jangan mendekat apalagi berenang, ombak ini juga terjadi diluar Gunung Kidul seperti Bantul dan Pacitan jadi kepada para pengnjung agar selalu berhati-hati dan waspada.

Selasa, 10 Juli 2018

Flingfox Ngingrong Melintasi Jurang 70m

     Bagi yang suka tantangan alam melayang diatas ketinggian menggunakan tali dengan keadaan dibawahnya jurang yang cukup dalam dan terdapat sebuah goa, disinilah tempatnya yang pada musim hujan tahun 2017/2018 ini tempat ini berubah menjadi danau, karena dalam jurang dan goa tersebut kebanjiran sehingga menggenang hingga hampir penuh  dengan kedalaman jurang mencapai 70an meter. 

     Lokasi ini berada di sebelah selatan dari kota Wonosari kurang lebih 5km kita akan sampai di desa Mulo wilayah ini merupakan daerah yg masih alami dengan terdapatnya beberapa telaga alami dengan bervariasi baik luas maupun kedalamannya, area ini masih satu arah dengan jalan menuju obyek wisata pantai selatan Gunung Kidul pada kilo meter 5 kita belok kiri masuk desa wisata Mulo posisi di lembah karst goa Ngingrong ini berada. 


     Wisata yang bisa dinikmati disini selain keindahan alam yang masih misteri juga permainan terbang menggunakan tali melintasi jurang diantara bukit dengan menikmati sensasi terbang diatas jurang yang cukup dalam dialam bebas dengan peralatan standart safety pengunjung terjamin keselamatannya saat mencoba tantangan melayang diatas jurang yang dalam diantara bukit Ngingrong Mulo Gunung Kidul.


     Obyek wisata alam ini merupakan hasil dari inisiatif masyarakat setempat yang memanfaatkan sumber daya alam yang ada dimanfaatkan untuk menarik perhatian masyarakat luas agar datang mengunjungi tempat ini hingga terjadilah obyek ini yang dikelola juga oleh masyarakat setempat.

Kamis, 22 Maret 2018

Renungan

Gunakanlah Dua Cermin
Satu Cermin Untuk Melihat Kekuranganmu
Cermin Satunya Untuk Melihat Kelebihan 
Orang Lain

Bukan Bahagia Yang Membuat Kita Bersyukur
Tapi Bersyukurlah  Yang Akan Membuat
Kita Bahagia

Ketika Orang Lain Berbicara Tentangmu
Dan Berbicara Seakan Mengetahuimu
Segalanya
Cukup Abaikan Saja
Karena 
Seekor Anjing Tidak Akan Menggoggong
Kepada Orang Yang Lewat Jika Dia
Mengenali Orang Tersebut

Jangan Berputus Asa Jika Menghadapi Kesulitan
Karena Tetes Air Hujan Yang Jernih
Dihasilkan Dari Awan Yang Gelap

Selasa, 06 Februari 2018

Musim Hujan Ekstrim 2017/2018

     Musim hujan tahun 2017/2018 begitu ekstrim sejak bulan November 2017 sampai sekarang Februari 2018 setelah sempat berhenti di bulan Januari kemarin hujan sehari-hari justru terjadi dibulan Februari tidak seperti biasanya bulan Januari yang mana kata Januari oleh masyarakat dianggap sebagai akronim dari hujan sehari-hari.

     Musim hujan tahun ini menurut saya lebih ekstrim dari pada musim di tahun-tahun sebelumya karena selain menimbulkan bencana dibeberapa daerah juga disertai angin dan kadang petir sebelumya didahului dengan awan yang gelap pertanda akan hujan disertai angin kencang seperti dibeberapa lokasi di Kabupaten Gunung Kidul terjadi angin puting beliung, juga didaerah-daerah lain di Indonesia.

     Walaupun musim penghujan tetapi minat wisatawan untuk mengunjungi obyek wisata di Gunung Kidul masih terlihat berdatangan dari luar daerah dengan terlihatnya beberapa bus pariwisata yang hilir mudik di jalan utama Gunung Kidul pada hari sabtu minggu, untuk para pengunjung disarankan agar berhati-hati dan mempersiapkan diri segala sesuatunya bila akan bertamasya kesana mengingat musim hujan sedang deras-derasnya sekarang ini.